Saturday, 25 September 2021

Haruskah Menggunakan Cloudflare? Apa Manfaatnya?

 

Cloudflare banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan web yang aman dan cepat. Untuk pemahaman yang lebih mudah, akan lebih baik bagi Anda untuk mengetahui CDN (Content Delivery Network) sebelum membahas mengenai apa itu Cloudflare.

Content Delivery Network atau disingkat CDN merupakan kumpulan server global yang tersebar di beberapa negara. Sesuai dengan kata delivery yang tersemat, jaringan CDN bertanggung jawab atas ‘pengiriman’ konten dari server ke suatu website.

Berkas situs web disimpan pada beberapa lokasi penyimpanan oleh CDN. Saat pengunjung melakukan akses pada situs web, lokasi penyimpanan terdekat bertugas mengirimkan konten. Dengan kata lain CDN mempercepat kinerja situs dalam menyampaikan konten pada pengunjung. Cukup tentang CDN, kini mari membahas mengenai apa itu Cloudflare.

Apa itu Cloudflare?

Apa itu Cloudflare
Apa itu Cloudflare

Cloudflare adalah CDN, tetapi dengan fitur yang melebihi standar CDN pada umumnya, menjadikan layanannya diincar banyak pemilik situs. Cloudflare bertugas menghubungkan pengunjung dan server website.

Sebuah website menjadi rentan terhadap serangan tanpa penghubung. Cloudflare ibarat pagar yang melindungi sebuah rumah (website), diperlukan penghubung agar website terlindung dari aktivitas mengancam yang berpotensi dilakukan oleh pengunjung.

Perlu diketahui jika pengunjung website tidak hanya manusia, atau disebut juga visitors. Selain visitors, pengunjung juga mencakup robot yang dapat memindai seluruh halaman website, dan attackers yaitu pengunjung yang bertujuan melakukan penyerangan pada website.

CDN Cloudflare mampu melindungi server website dari ancaman dan kerusakan sehingga server dapat menampilkan performa yang baik.

Fungsi Cloudflare

Penciptaan Cloudflare dimaksudkan untuk memaksimalkan kinerja situs. Tidak hanya itu, Cloudflare memiliki banyak manfaat dan fungsi lainnya. Berikut ini merupakan fungsi Cloudflare, termasuk cloudflare Indonesia pada server website.

1. Kinerja cepat

Penggunaan Cloudflare pada website mengotomasi nameserver dari Cloudflare. Hal ini memungkinkan kecepatan akses sebuah situs karena seluruh aktivitas telah difilter melalui Cloudflare terlebih dulu.

2. Visitors diarahkan pada koneksi tercepat

Dengan penggunaan Cloudflare pada sebuah website, visitor akan diarahkan pada koneksi terdekat. Visitors dapat menikmati akses dua kali lebih cepat dibanding website tanpa mengaplikasikan Cloudflare.

3. Mendeteksi traffic berbahaya

Pengunjung diharuskan melakukan permintaan akses sebelum memasuki sebuah situs. Cloudflare akan menganalisis permintaan akses tersebut dan memastikan pengunjung tidak berbahaya. Cloudflare akan memblokirnya apabila mendeteksi sebuah ancaman.

4. Sebagai berkas konten statis

Website menggunakan Cloudflare sebagai berkas penyimpanan sementara untuk konten statis website. Konten statis yang dimaksud adalah JavaScript, CSS, gambar, dll.

5. Offline browsing

Offline Browser
Offline Browser

Cloudflare hosting – Dimana pengunjung dapat melakukan pencarian pada website meski hosting sedang mengalami gangguan karena Cloudflare telah menyimpan halaman situs pada berkas penyimpanan. Ini akan terus berlangsung hingga koneksi tersambung kembali.

6. Laporan pengunjung

Cloudflare juga memiliki kemampuan menayangkan pengunjung sebuah situs. Baik pengunjung merupakan robot, manusia, ancaman, akan mampu ditampilkan oleh Cloudflare.

7. Meminimalisir spam pada website

Apakah anda sering mendapatkan komentar yang berisi spam? Cloudflare mengurangi komentar spam pada situs Anda dengan memanfaatkan data dari pihak ketiga.

8. Peringatan infeksi virus pada komputer

Jika komputer Anda terinfeksi virus, Cloudflare dapat mendeteksinya dan mengingatkan Anda untuk segera membersihkannya. Pengunjung akan diminta untuk mengisi CAPTCHA agar dapat mengakses website Anda.

Cara Menggunakan Cloudflare

Cloudflare
Cloudflare

Setelah mengetahui apa itu cloudflare, mungkin timbul keinginan menerapkannya pada situs yang Anda miliki. Agar dapat menggunakan Cloudflare, pemilik situs harus terlebih dulu mengatur penggunaannya. Berikut cara setting cloudflare.

  1.   Kunjungi website cloudflare, yaitu www.cloudflare.com
  2.   Klik sign up untuk mendaftarkan email dan password sesuai keinginan Anda.
  3.   Klik ‘continue’
  4.   Masukkan nama domain lalu klik Add website untuk melanjutkan pendaftaran.
  5.   Pada halaman berikutnya, Anda akan diarahkan untuk pengambilan DNS serta konten dari website. Pengambilan ini kemudian disertakan pada CDN milik Cloudflare. Tunggu hingga proses selesai
  6.   Tampilan akan berubah ketika proses telah selesai. Klik continue untuk melanjutkan proses.
  7.   Selanjutnya, Anda akan masuk ke halaman pengaturan DNS dari domain yang telah Anda sertakan sebelumnya. Terdapat 2 gambar awan pada laman, berwarna oranye dan abu-abu. Awan oranye berarti DNS dari domain yang didaftarkan akan melewati server CDN cloudflare sedangkan abu-abu berarti melewati server awal milik hosting domain yang didaftarkan.
  8.   Halaman berikutnya merupakan halaman pengaturan DNS. Anda dapat menambahkan DNS baru jika ingin melalui layanan Cloudflare.
  9.   Anda dapat memilih layanan performa sesuai yang Anda inginkan, jika ingin layanan gratis, Anda tinggal menyesuaikan saja. Pendaftar disarankan memilih tingkat keamanan ‘medium’.
  10. Pada laman berikutnya, update nama server dari domain menjadi nama server dari Cloudflare.
  11. Pendaftaran layanan Cloudflare berhasil.

Setelah mengerti apa itu cloudflare dan menganggap penerapannya dapat menjadi solusi bagi Anda pemilik web, Anda dapat mengikuti langkah-langkah cara setting Cloudflare di atas.

Banyak yang beranggapan penggunaan Cloudflare membawa perubahan besar pada kinerja situs, menjadikannya situs dengan performa yang lebih baik. Apabila Anda merasa tidak memerlukan Cloudflare setelah menerapkannya, Cloudflare dapat dilepas sewaktu-waktu.

Untuk anda yang membutuhkan layanan hosting untuk keperluan website dengan akses cepat, Kami memiliki rekomendasi layanan Cloud Hosting Bisnis dengan kapasitas besar plus bandwidth unmetered. Tunggu apalagi segera miliki layanan hosting terbaik dari Kami.

Terima kasih

Pengertian OSI Layer dan Cara Kerjanya

 

Berkomunikasi di era ini semakin mudah dilakukan dan tidak sesulit zaman dulu. Dulu, untuk melakukan sebuah pertukaran data untuk komunikasi dari satu komputer ke komputer lainnya sangat sulit, karena masing-masing vendor atau developer memiliki protokol jaringan masing-masing yang mana berbeda satu sama lain.

Di sekitar tahun 1980-an, sebuah badan bernama International Organization for Standardization kemudian membuat model referensi dan diberi nama OSI. OSI mempunyai 7 layer yang tentunya semua memiliki aneka fungsi masing-masing.

Namun, untuk lebih jelas lagi mengenai pengertian, 7 OSI layer dan sebagainya, lebih baik Anda simak pembahasannya di bawah ini!

Apa Itu OSI Layer?

OSI Layer
OSI Layer

Open System Interconnection atau OSI adalah model referensi yang mana tercipta dalam bentuk kerangka konseptual. Bahkan sekarang ini ia telah menjadi suatu standar koneksi untuk sebuah komputer. Selain itu, ia diciptakan juga untuk memenuhi tujuan tertentu.

Tujuan tersebut adalah supaya model OSI menjadi rujukan bagi setiap vendor ataupun developer sehingga software dan produk yang mereka buat mempunyai sifat interpolate. Hal itu berarti pengguna tak harus melakukan upaya khusus dan mereka bisa melakukan kerja sama dengan sistem ataupun produk.

Daftar Osi Layer

Di dalam OSI sendiri terdapat 7 lapisan OSI layer dan fungsinya yang memiliki perannya masing-masing. Apa saja ketujuh urutan layer OSI yang dimaksud? Berikut ini penjelasannya untuk Anda!

1. Physical Layer

Bisa dibilang bahwa physical layer ini adalah yang paling utama. Tanggung jawabnya OSI layer ini adalah dalam hal melakukan transmisi terhadap bit data. Tentu saja hal itu dilakukan dari physical layer pengirim dan ditujukan kepada physical layer penerima.

Nantinya di sini data juga akan ditransmisikan dengan memakai jenis sinyal yang telah didukung media fisik. Katakanlah seperti kabel, tegangan listrik, frekuensi radio atau bisa juga infrared dan cahaya biasa.

2. Data Link Layer

Ketika proses transmisi data sedang berlangsung, maka akan ada potensi terjadinya kesalahan. Maka inilah yang menjadi tanggung jawab dari OSI layer layanan data link layer ini dimana tugasnya memang melakukan pemeriksaan kesalahan.

Data link layers dalam urutan OSI juga memiliki tanggung jawab dalam hal membungkus bit hingga berbentuk data frame. Selain itu, data link layer pun juga dapat mengelola skema pengamatan fisik misalnya saja seperti alamat MAC yang ada pada suatu jaringan.

Bahkan bisa dibilang data link layer ini merupakan salah satu yang paling kompleks di antara layer yang lainnya. Hal inilah yang menjadi alasan terbaginya data link layer menjadi 2 sublayer yaitu MAC (Media Access Control) dan juga LLC (Logical Link Control).

Tugas dari MAC sendiri tak lain adalah mengendalikan perangkat dari suatu jaringan yang mendapat akses ke medium dan juga izin ketika melakukan transmisi data. Sedangkan LLC sendiri bertugas mengidentifikasi kemudian membungkus protokol network layer dan juga melakukan kontrol terhadap pemeriksaan kesalahan.

3. Network Layer

Di antara 7 OSI layer yang ada, network layer memiliki tugas dalam mendefinisikan alamat IP (Internet Protocol). Hal ini membuat setiap komputer akhirnya dapat terhubung dengan 1 jaringan. Bahkan tak hanya itu saja, network layer juga berfungsi untuk melakukan proses routing serta membuat header pada paket-paket data yang ada.

4. Transport Layer

Untuk pengiriman pesan antara 2 atau lebih host yang ada dalam jaringan, maka ini adalah tanggung jawab dari transport layer. Selain itu, ia juga menangani adanya pemecahan serta penggabungan pesan kemudian juga melakukan kontrol untuk keandalan jalur koneksi yang sudah diberikan.

5. Session Layer

Tanggung jawab dari session layer adalah mengendalikan sesi koneksi dialog dan juga mengelola bahkan dapat pula memutuskan koneksi dari komputer. Agar bisa membentuk sesi komunikasi, maka digunakanlah sirkuit virtual yang mana dibuat oleh lapisan OSI bernama transport layer.

6. Presentation Layer

Melakukan definisi terhadap sintaks yang dipakai oleh host jaringan dalam berkomunikasi merupakan tugas dari presentation layer ini. OSI layer nomor 6 ini juga bertanggung jawab melakukan enkripsi dan juga deskripsi informasi serta data hingga kemudian bisa dipakai di lapisan aplikasi.

7. Application Layer

Berbicara tentang penyedia interface antar protokol jaringan pada aplikasi yang sebelumnya sudah ada di komputer, maka ini merupakan tugas Application layer. Ia juga merupakan lapisan paling atas dari model OSI dan kerap memberikan layanan yang mana begitu dibutuhkan oleh aplikasi.

Itulah dia 7 layer OSI dan penjelasannya yang mungkin dapat berguna untukmu. Selain memahami tentang pengertian, 7 layer, kini juga akan dibahas mengenai cara kerja dari model OSI.

Cara kerja OSI layer

Cara Kerja OSI Layer
Cara Kerja OSI Layer

Cara kerja OSI layer bisa dibilang sangatlah panjang dan cukup rumit. Ambil contoh ketika Anda hendak mengirim sebuah email ke komputer lain. Berikut inilah tahapannya:

  • Application layer mengirim data ke komputer lain
  • Presentation layer melakukan konversi email menjadi format jaringan
  • Session layer membentuk sesi perjalanan data sampai proses pengiriman selesai dilaksanakan
  • Transport layer pengirim memecah data dan dikumpulkan lagi di transport layer penerima
  • Network layer membuatkan sebuah alamat dan menuntun data sampai ke tujuan
  • Data link layer kemudian membentuk data menjadi frame dan juga alamat fisik
  • Lalu di physical layer data akan dikirim lewat medium jaringan ke lapisan transport penerima
  • Setelahnya alur berbalik dari physical layer ke application layer pada komputer penerima

Itulah penjelasan mengenai 7 lapisan OSI layer dan cara kerjanya. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan Anda.

Pengertian dan Job Desk Seorang IT Support

 

Anda memiliki keahlian di bidang IT? Jik iya, Anda tentunya akan tertarik untuk mencari informasi mengenai lowongan kerja IT Support maupun bagian lainnya terkait keahlian tersebut. Memiliki keahlian IT memang menguntungkan, selain bisa digunakan untuk mencari pekerjaan dengan gaji yang lumayan. Keahlian ini juga bisa digunakan untuk membantu diri sendiri, keluarga, maupun orang lain yang membutuhkan.

Salah satu pekerjaan di bidang IT ini adalah IT Support, yang meski tidak terdengar glamor karena pamornya tidak sesanter profesi manajer maupun direktur perusahaan namun tenaga IT ini sangat berperan penting dalam berjalannya sebuah perusahaan, terutama di era digital seperti sekarang.

Membantu Anda menimbang baik buruknya menjadi seorang tenaga IT, maka tidak ada salahnya untuk mengenal profesi ini secara mendalam. Berikut adalah penjelasannya.

Apa Itu IT Support?

Pengertian dan Job Desk Seorang IT Support
Pengertian dan Job Desk Seorang IT Support

Secara umum IT Support memiliki arti sebagai seorang teknisi di dalam sebuah organisasi maupun perusahaan yang bertanggung jawab pada apapun yang berhubungan dengan teknologi. Profesi ini memiliki tugas utama untuk melakukan instalasi, mengevaluasi, maupun meningkatkan kinerja dari tiga hal. Yakni perangkat komputer, software atau perangkat lunak, dan juga pengembangan sistem jaringan.

Pengemban profesi ini memiliki banyak tuntutan, yakni diharuskan memiliki multitalenta atau multi keahlian. Misalnya saja keahlian dalam memperbaiki perangkat komputer yang rusak, melakukan instalasi ke komputer yang digunakan bekerja oleh karyawan, setting email, setting mesin finger print, dan lain sebagainya.

Banyaknya tuntutan keahlian membuat tugas IT Support cukup kompleks dan sangat beragam. Keahlian yang dimiliki pun dituntut untuk terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi terkini. Perusahaan pun akan memiliki sistem yang kuat berkat dukungan teknisi IT yang multitalenta ini, sehingga tidak ragu untuk memberikan nominal gaji yang tinggi.

 

Job Desk IT Support

Berhubung tuntutan keahlian yang wajib dimiliki teknisi ini cukup beragam, maka saat membahas mengenai job desk pun akan menjumpai banyak poin. Berikut adalah beberapa diantaranya:

  1. Wajib memastikan komputer yang digunakan oleh karyawan atau user dapat berfungsi dengan normal.
  2. Memastikan komputer tidak hanya berfungsi namun juga terhubung dengan jaringan sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan berkomunikasi sebagaimana mestinya.
  3. Memastikan semua aplikasi yang digunakan oleh karyawan perusahaan berjalan dengan baik.
  4. Memastikan keamanan data yang tersimpan di dalam komputer karyawan perusahaan sehingga tidak mudah dicuri oleh pihak luar.
  5. Berusaha untuk memperbaiki segala bentuk kerusakan komputer karyawan dalam waktu sesingkat mungkin, agar bisa segera digunakan bekerja kembali.
  6. Melakukan update berkala untuk semua software yang terinstal di komputer seperti sistem operasi dan aplikasi apapun di dalamnya, agar berjalan dengan normal tanpa masalah.
  7. Melakukan setting untuk proses backup data perusahaan agar mudah untuk dicari ketika sewaktu-waktu diperlukan dan mencegah resiko data penting hilang.
  8. Berusaha untuk mengembalikan data yang hilang dari backup yang dilakukan pada saat sistem komputer maupun jaringan mengalami masalah.
  9. Memastikan semua pendukung sistem baik itu printer, scanner, maupun yang lainnya berfungsi dengan baik.
  10. Melakukan instalasi dan juga konfigurasi anti virus ke perangkat komputer maupun perangkat digital lain yang dimiliki perusahaan.
  11. Melakukan scanning secara berkala untuk memastikan komputer bersih dari virus.
  12. Membuat dokumentasi teknis bila memang diperlukan.
  13. Mengecek sekaligus melakukan perbaikan terhadap jaringan komputer yang mengalami masalah.
  14. Memasang UPS dengan baik agar berjalan sebagaimana mestinya.
  15. Mengatur settingan pada browser supaya berfungsi dengan baik dalam menunjang kinerja karyawan saat menjalankan tugasnya.
  16. Memahami dengan baik bagaimana sistem kerja switch user dan juga hub maupun router agar bisa melakukan setting dengan tepat.
  17. Seorang IT Support juga perlu memahami bagaimana membuat kabel network atau disebut juga dengan istilah kabel data.
  18. Memiliki kemampuan untuk membedakan mana kabel data yang masih berfungsi dengan baik dan mana yang rusak agar bisa segera diganti.
  19. Memahami dasar-dasar ilmu mengenai jaringan komputer dan bisa mempraktekannya langsung di lapangan.
  20. Mengerti sekaligus menguasai aplikasi Microsoft Office seperti Word, Excel, Power Point, dan lain sebagainya.
  21. Memahami masalah email, mulai dari pembuatan akun sampai proses setting untuk berbagai keperluan perusahaan.

Selain daftar di atas, salah satu job desk yang juga tak kalah penting dari seorang IT Support kekinian adalah mampu mengelola dan mengatur server perusahaan. Agar pekerjaan Anda semakin mudah, solusinya Anda bisa memanfaatkan layanan Manage The Box dari Qwords.com sehingga tidak perlu menjaga kinerja server selama 24 jam.

 

Gaji IT Support

Melihat banyaknya tugas dan keahlian yang perlu dikuasai oleh seorang IT Support, maka akan muncul banyak pertanyaan. Mulai dari kisaran gaji IT Support tersebut sampai masalah latar belakang pendidikan yang disyaratkan perusahaan. Berbicara mengenai gaji, memang teknisi IT seperti ini mendapatkan nominal yang lumayan. Sekitar Rp 6 sampai Rp 7 jutaan, dan besarnya gaji tentu disesuaikan dengan kebijakan perusahaan yang bersangkutan.

Sedangkan untuk latar belakang pendidikan yang dibutuhkan, biasanya minimal lulusan D3 maupun S1 untuk jurusan di bidang IT. Hanya saja beberapa perusahaan kerap kali menerima teknisi IT ini dari lulusan SMK, sehingga kembali lagi kepada kebijakan perusahaan itu sendiri.

Dari uraian di atas, meskipun dituntut untuk memiliki banyak keahlian dan bertanggung jawab terhadap banyak job desk. Namun bisa dikatakan sepadan dengan gaji yang didapatkan, dan biasanya pekerjaan harian seorang IT Support juga santai. Mengingat tidak melulu sistem atau komputer error, sehingga menarik untuk dipertimbangkan.

Mengenal Perbedaan Sales dan Marketing

 

Anda pasti sudah tidak asing lagi kan dengan profesi sales dan marketing? Keduanya sama-sama bertugas untuk memasarkan produk/jasa. Selain itu, keduanya juga sama-sama berhubungan dengan costumer. Tapi, ternyata dua istilah ini punya pengertian dan tugas yang berbeda. Lalu apa sebenarnya perbedaan sales dan marketing?

Pengertian Sales

Mengenal Perbedaan Sales dan Marketing
Mengenal Perbedaan Sales dan Marketing

Sales adalah salah satu bagian dari perusahaan dimana tugas utama seorang sales adalah menjual dan memastikan produk yang terlihat ataupun tidak laku terjual pada konsumennya. Sales juga harus menawarkan produk pada para konsumen.

Sehingga produk tersebut bisa laku terjual sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan oleh perusahaan, tapi konsumen pun tidak kecewa.

Sales adalah ujung tombak penjualan produk/jasa. Sales bisa jadi adalah seorang individu yang ditugasi untuk menawarkan produk/jasa dalam sebuah proses penjualan. Tujuannya agar target penjualan perusahaan bisa tercapai.

Sales harus berhadapan langsung dengan para calon konsumen. Mereka terbiasa bekerja di lapangan dengan sistem one on one. Sales bisa datang langsung ke rumah atau lokasi calon konsumen dan menawarkan produk yang mereka jual. Tapi kini ada juga sales online yang bisa menghubungi calon konsumen via email, telefon, ataupun media sosial.

Tim sales ini punya tugas yang sangat penting dalam perusahaan. Kadang kala mereka harus melakukan pendekatan yang berbeda antara 1 konsumen dengan konsumen lainnya agar mau membeli produk yang mereka tawarkan. Sales pulalah yang mengetahui kondisi real-time dan penerimaan produk mereka di lapangan.

Secara singkat, sales memiliki fungsi berikut ini dalam sebuah perusahaan:

  1. Menawarkan produk pada calon konsumen potensial.
  2. Sales harus mampu meyakinkan calon konsumen yang masih ragu-ragu untuk membeli produknya.
  3. Sales juga harus mampu mengarahkan sasaran, yaitu kemana dan pada siapa produk tersebut akan ditawarkan.
  4. Sales juga harus bisa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan memperkenalkan produk mereka.

Pengertian Marketing

marketing
marketing

Marketing sejatinya adalah sebuah proses pemasaran. Marketing adalah proses dimana produk ataupun jasa dikenalkan kepada masyarakat. Tujuannya jelas, agar masyarakat tahu bahwa ada produk yang selama ini mereka butuhkan. Marketing juga bisa diartikan sebagai proses pemasaran barang/jasa.

Marketing juga bisa diartikan sebagai proses mengedukasi masyarakat agar tertarik pada produk atau jasa yang dijual oleh perusahaannya. Proses pemasaran ini berkaitan erat dengan aktivitas riset pasar, analisis konsumen, dan juga pencarian calon konsumen potensial yang cocok dengan produk yang akan dipasarkan.

Dalam dunia bisnis, departemen marketing sangat penting keberadaannya. Tim marketing adalah ujung tombak agar produk yang dihasilkan oleh perusahaan bisa dikenal dan dibeli oleh masyarakat. Marketing juga bertugas untuk menyusun strategi penjualan dan meningkatkan jumlah penjualan perusahaan. Hal inilah yang membuat perusahaan mencetak keuntungan dan roda produksi berjalan.

 

Perbedaan Sales Dan Marketing

Sekilas Anda sudah tahu kan apa perbedaan sales dan marketing dalam sebuah perusahaan? Lebih dalam lagi, berikut ini beberapa poin perbedaan antara 2 profesi tersebut:

 

1.Ruang Lingkup Jobdesk

Jobdesk sales cenderung bersifat sementara atau short-term. Sales punya jobdesk utama untuk meyakinkan konsumen agar mau membeli produk yang ditawarkannya. Tugas mereka selesai jika sudah bisa menjual produk sesuai kuantitas yang ditentukan oleh perusahaan. Mereka bisa menggunakan berbagai strategi agar kuantitas tersebut terpenuhi.

Sedangkan marketing punya jobdesk yang bersifat long-term. Artinya, tim marketing punya planning jangka panjang mulai dari riset pasar sampai kepuasan pelanggan. Tugas mereka adalah memastikan produk diterima masyarakat dengan baik dan kepuasan pelanggan tetap terjaga.

2.Fungsi dan Prioritas

Prioritas utama tim marketing adalah membina hubungan baik dan menjangkau konsumen. Tujuannya agar konsumen tersebut bisa jadi pelanggan setia produk yang mereka pasarkan. Sedangkan fungsi dari sales adalah memahami dan mengakomodasi kebutuhan atau keinginan dari konsumen di lapangan.

Jadi bisa dibilang tim marketing punya prioritas dari sisi keuntungan perusahaan dengan menaikkan tingkat penjualan produk. Sedangkan sales punya prioritas untuk mengenali kebutuhan konsumen sekaligus memenuhinya lewat produk yang mereka tawarkan. Perbedaan ini pulalah yang menciptakan sinergi antara sales dan marketing untuk mencetak laba.

 

3.Tujuan dan Aktivitas Kerja

Tim marketing bertugas untuk memastikan bahwa produk/jasa yang mereka jual menarik, berkualitas dan dibutuhkan oleh calon konsumen. Tim marketing bertugas untuk menyiapkan produk sebelum dijual langsung ke lapangan. Bisa dibilang bahwa tim marketing bekerja dari belakang layar untuk memastikan semua produk ok sebelum dijual.

Sedangkan sales bertugas untuk menemui konsumen baik via online ataupun face to face. Sales punya tujuan agar calon konsumen yakin dan mau membeli produk yang sudah disiapkan oleh tim marketing. Jadi sales bekerja di depan layar dan berhadapan langsung dengan konsumen.

Kesimpulan

Perbedaan sales dan marketing bisa dilihat langsung lewat definisinya. Sales dan marketing punya perbedaan jobdesk, prioritas, dan aktivitas kerja. Tapi perusahaan tetap membutuhkan 2 jenis tim ini untuk menjamin produk yang mereka buat laku di pasaran.

Apa itu URL? Fungsi, Jenis dan Struktur URL

 

Bagi Anda yang aktif menggunakan internet, maka tentu sudah tidak asing lagi mengenai apa itu URL. Namun tak jarang masih ada juga beberapa orang yang belum memahami tentang URL. Padahal, secara tidak langsung mereka telah menggunakan URL saat berselancar di internet.

Ketidaktahuan seseorang mengenai URL biasanya disebabkan karena kurangnya pemahaman mengenai apa itu URL. Untuk mengurangi rasa penasaran Anda, simak beberapa informasi lengkap mengenai apa itu URL di bawah ini.

Pengertian URL

Apa itu URL
Apa itu URL

URL merupakan singkatan dari Uniform Rescure Locator. Yakni sebuah karakter yang memiliki standar tertentu yang menunjukkan alamat dari sumber-sumber internet. Baik itu berupa dokumen, gambar, file page dan lain sebagainya. Adapun rangkaian karakter yang umumnya digunakan dalam URL adalah angka, huruf, hingga simbol-simbol yang masih sesuai standar.

Salah satu standar tersebut seperti tidak terdapat spasi, diawali dengan http, dan masih banyak lagi. URL sendiri sangat penting ditetapkan oleh web developer. Pada web browser sendiri sudah secara otomatis mengarahkan kolom URL Anda pada mesin pencarian, sehingga Anda hanya perlu mengetikkan keyword yang diperlukan saja.

Fungsi URL

Jika bisa diibaratkan, website merupakan sebuah rumah. Sementara untuk menuju rumah tersebut, maka Anda memerlukan sebuah alamat. Dalam dunia virtual sendiri alamat tersebutlah yang disebut dengan URL. Apa itu URL sendiri memiliki beberapa fungsi, diantaranya sebagai berikut:

  1.   Sebagai pengidentifikasi dokumen yang ada pada web
  2.   Memberikan nama dokumen yang ada pada web
  3.   Memberikan alamat bagi setiap web yang nantinya diisikan dokumen
  4.   Mempermudah dalam mengingat alamat dokumen yang terdapat dalam sebuah web
  5.   Mempermudah dalam mengakses file maupun dokumen lewat sebuah web

Jenis dan Struktur URL

Jenis URL
Jenis URL

URL sebenarnya memiliki berbagai jenis yang bisa Anda gunakan, diantaranya:

1. URL Absolute

Merupakan sebuah alamat lengkap yang menyertakan nama domain. Alamat tersebut secara langsung juga menentukan lokasi dokumen ataupun director yang ada dalam internet. Adapun format penyusunan dari sebuah URL Absolute yakni domain-direktori-dokumen. Yang berarti direktori berada dalam suatu doman, sementara dokumen terdapat dalam suatu direktori pada domain utama.

2. URL Relative

Yakni sebuah URL yang menentukan sebuah alamat menurut URL aktif saat itu. Jika URL Absolute sudah memiliki format atau susunan yang baku, maka berbeda dengan URL Relative. URL ini tidak memiliki format penyusunan yang baku karena hanya ada petunjuk nama dokumen yang saat itu Kita buka pada halaman internet.

Bagian Pada URL

Selain beberapa jenis URL diatas, Anda juga perlu mengetahui apa saja bagian-bagian URL. Terdapat tiga bagian umum yang biasanya Anda akan jumpai pada sebuah URL. Tiga bagian tersebut antara lain Protokol, Hostname, serta Path. Di bawah ini merupakan bagian-bagian utama apa itu URL tersebut.

1. Protokol

Merupakan bagian dari URL yang menjelaskan bagaimana proses komunikasi akan dilakukan. Jika diartikan secara sederhana, maka Protokol merupakan seperangkat aturan yang menjelaskan tentang bagaimana proses komunikasi yang terjadi antara dua atau lebih komputer.

Jaringan akan mengikuti aturan tersebut agar bisa mentransmisikan data dengan tepat. Adapun jenis Protocol yang umumnya Anda temukan di internet adalah https dan http. Pada kegiatan browser sendiri, Protokol adalah bagian yang opsional. Hal ini berarti, Anda bisa mengetikkan URL baik itu dengan Protokol atau tidak pada bagian address bar browser.

2. Hostname

Hostname sering kali disebut juga dengan domain name. Ini merupakan salah satu bagian yang menunjukkan alamat utama dari sebuah website yang menerbitkan informasi yang bersangkutan.

3. Path

Yakni bagian yang menunjukkan lokasi file yang dapat diakses.

Umumnya, dalam suatu URL minimal terdiri dari Protocol dan juga Hostname.

Selain tiga bagian-bagian URL diatas, masih terdapat pula dua bagian lain dari URL yang sering Anda jumpai pada sebuah website. Bagian-bagian URL tersebut antara lain Parameter dan juga Anchor.

  1.   Parameter

Parameter merupakan sebuah query pada URL. Umumnya, Parameter berfungsi untuk memproses sebuah data pada halaman dengan dinamis. Pada URL sendiri, pendefinisian Parameter ditulis dengan awalan ? serta lokasinya berada setelah Path URL.

URL yang memiliki bagian Parameter umumnya sering Anda jumpai pada situs jual beli online.

  1.   Anchor

Anchor merupakan sebuah query yang berfungsi sebagai kepentingan navigasi halaman. Bagian URL yang satu ini digunakan untuk membuat link bisa mengarah pada bagian tertentu dalam sebuah halaman web. Pada suatu URL sendiri, pendefinisian Anchor umumnya ditulis dengan awalan # dan berlokasi di bagian akhir URL.

Dengan mengetahui lebih lanjut apa itu URL maka Anda tidak perlu bingung dan pusing lagi saat ingin mengidentifikasi sebuah file dalam internet. Pasalnya, dari karakter URL sendiri akan sangat memudahkan Anda sebagai pengguna internet saat berselancar mencari informasi yang diperlukan.

Keberadaan URL sendiri sangatlah penting bagi perkembangan dunia digital. Hal ini tak lain karena dengan URL Kita akan lebih mudah dalam mengingat nama domain dalam sebuah website. Jika tidak terdapat URL maka Anda harus mengingat nomor IP pada website tersebut. Jadi bagaimana, apakah Anda sudah memahami lebih dalam mengenai apa itu URL?

Mengenal Imunify360, Sistem Anti Malware yang Wajib Dimiliki

 

Malware atau Malicious Software bukan hal asing di telinga masyarakat modern. Perangkat elektronik dapat terinfeksi malware yang bisa masuk melalui email, unduhan aplikasi atau program yang telah terkontaminasi. Jangan heran kalau website yang Anda kelola baik untuk blog pribadi, perusahaan, online shop, komunitas, dan lain-lain bisa saja terkena malware. Oleh sebab itu, Anda harus mencari solusi mengatasi malware yang tepat. Gunakan Imunify360 yang terbukti ampuh mengatasi website yang terkena malware.

Apa Itu Imunify360?

Mengenal Imunify360, Sistem Anti Malware yang Wajib Dimiliki
Mengenal Imunify360, Sistem Anti Malware yang Wajib Dimiliki

Seiring perkembangan zaman yang semakin canggih, para hacker terus melakukan inovasi praktik malware yang merugikan. Oleh sebab itu, Anda juga perlu mengatasi serangan malware dengan alat yang tak kalah canggih. CloudLinux menerbitkan fitur menarik pada aplikasi Imunify360 yang menjadi alat pencegah dan pelindung website dari serangan malware dalam waktu cukup singkat. Menarik, bukan?

Agar Anda tidak perlu melakukan penghapusan manual, maka gunakan fitur yang ada pada aplikasi untuk membersihkannya. Anda harus tahu bahwa malware bisa menginfeksi file-file lain yang disebabkan oleh kebiasaan mengunduh dari sumber tidak jelas. Yuk, ketahui fitur apa saja yang tersedia pada produk terbaru dari CloudLinux menarik ini!

1.Advanced Firewall

Firewall canggih menggunakan teknologi AI atau artificial intelligence berfungsi untuk melakukan pendeteksian dan melindungi website dari ancaman virus. Fitur yang cukup canggih untuk melindungi keamanan server yang tengah menjalankan aplikasi atau mengoperasikan website Anda.

2.Malware detection

Serangan malware memang sangat mencemaskan orang-orang yang memiliki kepentingan dengan website usaha. Dengan memasang fitur andalan dari CloudLinux ini, Anda bisa mencegah serangan malware merusak file-file di website. Akibatnya risiko kerugian bisa saja terjadi sehingga malware yang menginfeksi file bisa segera dideteksi dan dikarantina.

3.Instruction Detection and Protection System

Jika ada aktivitas yang mencurigakan di website Anda, maka sistem akan langsung melakukan pemblokiran alamat IP tersebut. Alat keamanan bakal mendeteksi serangan malware secara otomatis. Sangat menguntungkan Anda sebagai pemilik website usaha, ya?

4.Proactive Defense

Jika ada serangan yang tidak bisa dideteksi oleh scanner, maka fitur Proactive Defense yang bisa mengatasi masalah tersebut. Fitur yang sanggup mendeteksi dan mengenali ancaman pada website secara real time atau otomatis.

5.Patch Management

Kini Anda tidak perlu melakukan reboot untuk memastikan performa server tetap optimal. Dengan fitur Patch Management, kernel server Anda akan tetap update ke versi terbaru. Dijamin kinerja server website Anda tidak akan terganggu sama sekali selama memasang aplikasi yang  efektif mengatasi serangan malware ini.

6.Reputation Management

Bagi Anda yang memiliki perusahaan atau website komunitas dan instansi, menjaga reputasi website merupakan prioritas utama. Pastikan website Anda tetap terjaga dari serangan malware serta tidak masuk dalam blacklist Google. Tenang saja, Reputation Management akan melakukan tugas menjaga reputasi website Anda tetap maksimal.

7.Notifikasi serangan malware

Hal menarik yang ditawarkan aplikasi Imunify360 adalah notifikasi serangan malware. Setidaknya Anda bisa mendapatkan informasi mengenai malware yang terindikasi ke website. Anda bisa langsung segera melakukan pembersihan agar website tetap memiliki kinerja optimal. Pastikan Anda tergabung dalam akun hosting yang kredibel untuk fitur menarik ini.

celah website
celah website

Yuk, segera update website WordPress Anda ke versi terbaru untuk bisa menggunakan fitur menarik dari Imunify360! Fitur-fitur unggul akan membantu perlindungan hosting Anda selama 24 jam terus menerus. Dijamin website Anda bakal terbebas dari risiko serangan malware yang merugikan mulai sekarang.

6 Cara Kompres Video Terbukti 100% Berhasil

 

Saat ini teknologi telah berkembang pesat dan pemanfaatannya banyak ditujukan untuk memudahkan kehidupan manusia. Salah satu perkembangan teknologi yang sangat bermanfaat bagi manusia, contohnya adalah Video. Video merupakan teknologi yang berguna dalam menangkap, merekam, mengolah lalu mentransmisikan gambar gerak disertai suara. Hasilnya kemudian disusun jadi kesatuan yang utuh, menggunakan sinyal elektronik, film seluloid, atau media digital.

Video berguna sebagai sarana manusia untuk mengabadikan berbagai momen aktivitas untuk kepentingan di berbagai bidang, seperti keamanan, sains, bisnis, atau sekadar dijadikan koleksi kenangan pribadi. Dalam hal pemanfaatannya tersebut, ukuran file video yang tergolong besar sering menjadi kendala, karena sangat memakan ruang penyimpanan data pada gadget seperti PC atau smartphone. Akibatnya, file video tidak dapat disimpan atau bisa disimpan tapi gadget jadi sering lag karena keberatan data. Untuk mengatasi hal ini banyak orang melakukan kompres video.

Cara Kompres Video

6 Cara Mudah Kompres Video Tanpa Mengurangi Kualitas
6 Cara Mudah Kompres Video Tanpa Mengurangi Kualitas

Kompres video merupakan salah satu teknik memperkecil ukuran file video dengan menggunakan video compressor pada situs online, ataupun berupa aplikasi yang bisa diunduh dan digunakan secara offline. Agar lebih jelas, berikut ini uraian beberapa cara yang bisa kamu coba.

1.Menggunakan Aplikasi Movie Maker

Siapa yang tidak mengenal aplikasi Movie Maker? Aplikasi ini biasanya merupakan aplikasi bawaan pada komputer dengan OS (Operating System) Microsoft. Aplikasi ini sangat cocok bagi kamu yang masih belum mahir dalam urusan editing. Selain kompres ukuran file video, ada berbagai fitur lain yang bisa kamu gunakan seperti memotong video, memasukkan musik tambahan, hingga memberikan efek-efek sesuai yang kamu inginkan. Berikut cara memperkecil ukuran file video menggunakan aplikasi ini :

  • Buka aplikasi Movie Maker.
  • Pilih menu “Add Video”, kemudian pilih video yang ingin kamu kompres.
  • Pilih menu “File”, kemudian klik “Save Movie”. Beri nama pada video baru, lalu klik “Simpan Video”.
  • Tunggu sampai proses penyimpanannya selesai. Jika sudah, ukuran video akan berkurang secara otomatis tanpa mengurangi kualitas video yang sudah dikompres.

2.Melalui Situs YouCompress

Cara kedua ini merupakan cara kompres video online melalui situs yang bisa kamu akses kapan saja secara mudah. Hasilnya pun sangat memuaskan. Video dapat terkompres 80% tanpa mengurangi kualitas dari videonya. Berikut cara memperkecil ukuran file video melalui situs ini :

  • Buka situs YouCompress.
  • Klik tombol “Select File”, lalu pilih file video yang ingin kamu kompres.
  • Tunggu beberapa saat. Proses upload ini sekaligus dengan proses kompresnya.
  • Jika sudah selesai, kamu tinggal unduh file videonya.

3.Menggunakan Aplikasi VidCompact

Aplikasi VidCompact merupakan aplikasi edit video untuk android yang dapat diunduh garatis dan memiliki fitur compress video MP4. Jadi, kamu bisa kompres ukuran file video berformat MP4. Berikut cara memperkecil ukuran file video menggunakan aplikasi ini :

  • Download dan Install aplikasi VidCompact, lalu buka aplikasi tersebut.
  • Klik menu “Trim & Compress”, lalu pilih video yang ingin kamu kompress.
  • Kamu bisa memilih resolusi video sesuai keinginan mulai dari 240p hingga 480p.
  • Jika sudah, pilih “Compress Video” dan pilih juga “Save to Gallery” agar hasil video yang dikompres langsung tersimpan di galeri smartphone

4.Menggunakan Aplikasi Panda Video Compressor

Panda Video Compressor adalah  aplikasi kompres video untuk android lainnya yang bisa kamu gunakan. Berikut ini caranya :

  • Download dan install aplikasi Panda Video Compressor. Lalu, tentukan video yang ingin dikompres.
  • Setelah itu pilih kualitas yang diinginkan (kecil, medium atau besar).
  • Jika sudah, klik “Compress”, dan klik “Simpan”.

5. Menggunakan Aplikasi YouCut

cara kompress video
cara kompress video

Aplikasi kompres video gratis untuk android ini juga bisa kamu gunakan untuk memperkecil ukuran file video. Berikut ini caranya :

  • Download dan install aplikasi YouCut.
  • Buka aplikasi, lalu klik ikon (+) pada layar. Kemudian tentukan video yang ingin dikompres.
  • Akan muncul tampilan editing pada layar. Kamu bisa mengedit video dulu dengan banyak fitur yang ada di aplikasi ini. Jika sudah selesai klik “Simpan”.
  • Pilih kualitas video. Lalu, klik “Kompres”.
  • Tunggu beberapa saat sampai proses selesai. Selanjutnya simpan video di galeri smartphone

6.Melalui Situs VideoSmaller.com

Cara kompres video terakhir ini sangat mudah untuk kamu akses secara online. Situs ini dapat memperkecil ukuran file video sesuai namanya. Tentunya tanla mengurangi kualitasnya. Kamu bisa memperkecil ukuran file video berukuran hingga 500 MB. Berikut ini caranya :

  • Buka situs VideoSmaller.com . Lalu, pilih “Browse” untuk menentukan video yang ingin kamu kompres.
  • Ada pilihan kualitas yang bisa kamu atur sesuai keinginan. Jika sudah, klik “Upload Video”.
  • Tunggu beberapa saat hingga proses selesai, kemudian klik “Unduh Video”.

Itulah beberapa cara kompres video tanpa mengurangi kualitas yang bisa Anda coba. Kini Anda tidak perlu bingung lagi memikirkan bagaimana cara menyimpan video berukuran besar karena sudah dikompress menjadi ukuran yang lebih kecil.


Comparison Degree Grammar Bahasa Inggris

Materi Grammar Comparative Degree Bahasa Inggris comparison degree , Comparison Degree merupakan istilah di dalam grammar Bahasa Inggris unt...